Sabtu, 27 April 2013

Prestasi Indonesia menekan TBC


Siapa sih yang tidak tahu tentang penyakit Tubercolosis atau yang lebih kita kenal dengan TBC. Penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat indonesia ini, biasanya mempunyai gejala paling umum yaitu batuk-batuk. tapi,sebelum kita masuk ke inti pembicaraan. tau gak sih bakteri apa yang membuat orang-orang yang mengidap penyakit TBC batuk-batuk. jawabannya adalah bakteri Mycrobacterium tubercolosis. nah,bakteri bandel ini nih yang membuat orang terkena TBC dan batuk-batuk.
            Baru-baru ini tepatnya tanggal 27 februari 2013,Global Health USAID memberikan penghargaan kepada indonesia atas usahanya dalam memerangi penyakit TBC. Indonesia berprestasi karena berhasil dalam menurunkan kasus TBC sebesar 45 persen. lebih tepatnya, dari 343 kasus per 100.00 penduduk (1990), menjadi 189 kasus per 100.000 penduduk (2010). bisa dibilang prelevansinya turun 35 persen. tentunya keberhasilan itu tidak terlepas dari tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit seluruh indonesia. mereka bekerja keras dalam menyembuhkan kasus TBC yang kian hari kian meningkat. akhirnya kerja keras mereka terbayar dengan menurunnya kasus TBC di indonesia. pada umumnya bila jumlah CD4 dibawah 350, pasien diberi obat antiretrovial (ARV). salah satu contoh puskesmas yang berhasil menjadi puskesmas percontohan untuk penanganan TB-HIV adalah puskesmas kecamatan tebet.
            Kendala terbesar penanggulangan penyakit ini adalah ketidakdisiplinan penderita minum obat. hal ini dikarenakan banyaknya obat dan lamanya jangka waktu minum obat membuat penderita sering malas dan bosan untuk terus meminum obat ini. hal ini mengakibatkan bakteri penyebab TBC menjadi kebal terhadap dua obat TB utama, yaitu rifampisin dan isoniazid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar