Siapa sih yang tidak
tahu tentang penyakit Tubercolosis atau yang lebih kita kenal dengan TBC. Penyakit
yang banyak diderita oleh masyarakat indonesia ini, biasanya mempunyai gejala
paling umum yaitu batuk-batuk. tapi,sebelum kita masuk ke inti pembicaraan. tau
gak sih bakteri apa yang membuat orang-orang yang mengidap penyakit TBC
batuk-batuk. jawabannya adalah bakteri Mycrobacterium
tubercolosis. nah,bakteri bandel ini nih yang membuat orang terkena TBC dan
batuk-batuk.
Baru-baru ini tepatnya tanggal 27 februari 2013,Global
Health USAID memberikan penghargaan kepada indonesia atas usahanya dalam
memerangi penyakit TBC. Indonesia berprestasi karena berhasil dalam menurunkan
kasus TBC sebesar 45 persen. lebih tepatnya, dari 343 kasus per 100.00 penduduk
(1990), menjadi 189 kasus per 100.000 penduduk (2010). bisa dibilang
prelevansinya turun 35 persen. tentunya keberhasilan itu tidak terlepas dari
tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit seluruh indonesia. mereka bekerja
keras dalam menyembuhkan kasus TBC yang kian hari kian meningkat. akhirnya
kerja keras mereka terbayar dengan menurunnya kasus TBC di indonesia. pada
umumnya bila jumlah CD4 dibawah 350, pasien diberi obat antiretrovial (ARV).
salah satu contoh puskesmas yang berhasil menjadi puskesmas percontohan untuk
penanganan TB-HIV adalah puskesmas kecamatan tebet.
Kendala terbesar penanggulangan penyakit ini adalah
ketidakdisiplinan penderita minum obat. hal ini dikarenakan banyaknya obat dan
lamanya jangka waktu minum obat membuat penderita sering malas dan bosan untuk
terus meminum obat ini. hal ini mengakibatkan bakteri penyebab TBC menjadi kebal
terhadap dua obat TB utama, yaitu rifampisin dan isoniazid.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar