Sabtu, 27 April 2013

Penyebrangan antar Kabupaten


Ketika kita membayangkan ibukota, tentunya yang akan muncul dibenak kita adalah kota besar yang megah, lengkap,dan pembangunan dimana-dimana. sering sekali kita lihat jalanan mulus di ibukota yang jarang sekali berlubang. tanah kosong pun seakan tidak diperbolehkan untuk dibiarkan. sebisa mungkin dibangun agar tanah kosong itu menjadi sebuah bangunan. padahal jika kita lihat sedikit ke pinggiran, kita dapat melihat jelas jalanan yang berlubang, pembangunan yang cukup lambat, dan sulitnya peremajaan jalan ataupun jembatan. miris memang,tapi itulah gambaran perbandingan antara ibukota dengan daerah pinggiran. seringkali kita melihat pembangunan jembatan atau perbaikan jalan yang memakan waktu lama bahkan ada yang sampai terbengkalai untuk waktu yang cukup lama. entah apa lasannya yang pasti,kejadian seperti itu pasti ada penyebabnya.
            Kalau kita sedang berjalan-jalan ke rengasdengklok, kita akan melihat hal yang sangat bertolak belakang dengan ibukota. lebih tepatnya di wilayah rengasdengklok utara, rengasdengklok, kita akan melihat pemandangan yang tak biasa. karena warga rengasdengklok utara, untuk menyebrang ke wilayah kecamatan pebayuran, kabupaten bekasi, harus menggunakan perahu tambang. mungkin kita sudah biasa bila melihat hanya pejalan kaki yang memakai jasa perahu penyebrangan antar kabupaten. namun dalam hal ini, bukan hanya pejalan kaki namun juga motor bahkan mobil harus menggunakan jasa ini untuk mencapai ke kabupaten sebelah. hal ini dikarenakan tidak adanya jembatan penghubung di wilayah itu. padahal andaikan ada jembatan penghubung di wilayah itu,roda ekonomi warga akan lebih lancar. karena tidak perlu lagi menaiki perahu tambang yang bisa dibilang seadanya dan jauh dari kata aman. ongkos untuk menaiki perahu tambang ini dalam sekali menyebrang Rp 1000 untuk motor dan Rp 5000 untuk mobil. sedangkan pejalan kaki dan sepeda gratis. andaikan pembangunan seperti di ibukota, juga diterapkan di daerah pinggiran, mungkin hal seperti ini tidak akan terjadi. dan tercermin keadilan antara ibukota dengan daerah pinggiran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar